13 Desember 2010

YeZ: Si Mobil "Daun"




YeZ (diucapkan Yea Zi) dalam bahasa Mandarin berarti daun. Mobil unik ramah lingkungan yang digagas oleh Shanghai Automotive Industry Corporation bekerja sama dengan General Motors dan Volkswagen ini memang memiliki fungsi seperti daun: menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen.

Prototipe YeZ dipamerkan pertama kali dalam World Expo 2010 di Shanghai yang berakhir bulan Oktober lalu. Mobil ini memiliki dua kursi tanpa adanya bagasi. Bodi mobil terbuat dari bahan yang disebut sebagai metal-organic frameworks. Bahan inilah yang menyerap karbondioksida dan molekul air dari udara kemudian diubah menjadi energi dan oksigen melalui serangkaian reaksi kimia.


Atap mobil yang dirancang berbentuk daun pun dilengkapi photoelectric converter yang berfungsi sebagai panel surya. Tak hanya itu, energi untuk menjalankan mobil juga diperoleh melalui roda mobil yang menyerupai jendela turbin kecil untuk menyedot udara ke dalam sistem turbin dan mengubah energi angin menjadi energi listrik. Semua energi yang dihasilkan kemudian disimpan dalam baterai lithium.


Sayangnya, mobil cantik dan canggih yang diklaim memiliki zero greenhouse gas emissions ini diperkirakan baru bisa diproduksi massal setidaknya 20 tahun lagi.

20 Juli 2010

HARI TANPA TELEVISI


Masyarakat Anti Program Televisi Buruk (MAPTB) menyerukan agar seluruh masyarakat Indonesia mematikan televisi selama satu hari pada Hari Minggu, tanggal 25 Juli 2010. Dasar pemikiran Gerakan Hari Tanpa TV ini adalah tayangan televisi di Indonesia yang semakin tidak ramah untuk anak-anak.

Tayangan-tayangan penuh mistis, ledek-ledekan, mengumbar kemewahan, dan kekerasan sudah semakin merajalela. Televisi sudah tidak aman lagi bagi anak-anak. Karena kesadaran itu, muncullah gerakan Hari Tanpa TV yang diprakarsai oleh Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA) sejak tahun 2006.

Tujuan utama gerakan Hari Tanpa TV memang untuk mengurangi ketergantungan anak-anak pada TV. Namun, gerakan ini juga mendukung gerakan Go Green secara langsung. Bayangkan, gerakan mematikan lampu selama satu jam saat Earth Hour saja bisa menghemat begitu banyak energi listrik, jika ditambah mematikan televisi selama satu hari, tentu manfaatnya akan jauh lebih besar.

Selama mematikan televisi ini, MAPTB juga menyarankan agar anak-anak diajak bermain dengan kegiatan alternatif yang lebih sehat. Kesempatan ini bisa digunakan para orang tua untuk lebih mengenalkan anak pada lingkungan sehingga mereka memiliki kecintaan terhadap alam sejak dini.

Kegiatan Apa Saja?

Tak perlu merencanakan kegiatan yang jauh dan mahal. Para orang tua atau mungkin pendidik di sekolah bisa melakukan kreativitas acara yang tetap bersifat fun, namun tetap mendidik. Berikut adalah beberapa contohnya:

1. Membuat mainan daur ulang
Ajak anak-anak untuk berkreasi dengan berbagai barang yang sudah tak terpakai. Selain memperpanjang masa pakai barang, kegiatan ini juga menngajari anak-anak agar terbiasa mendaur ulang untuk mengurangi sampah. Kotak bekas sepatu bisa dihias dengan berbagai kertas kado dan pita untuk tempat penyimpanan pernak-pernik mereka. Sementara kotak yang lebih besar bisa digunakan untuk membuat rumah boneka. Intip ide-idenya di rethinkrecycling.com

2. Berkebun
Libatkan si kecil untuk ikut berkebun. Sediakan pot tanah kecil untuk mereka belajar menanam tumbuhan yang mudah ditanam. Bisa juga membeli bibit bunga di penjual tanaman. Terangkan pada mereka bahwa tanaman menghasilkan oksigen untuk bernafas.

3. Menukar buku dan mainan dengan teman
Kegiatan ini harus melibatkan teman-temannya atau tetangga di sekitar rumah. Kumpulkan mainan, buku-buku bacaan atau barang lain yang masih bagus, namun sudah jarang dipakai. Si kecil dan teman-temannya bisa saling bertukar barang. Akan lebih seru lagi jika barang-barang hasil karya daur ulang anak diikutsertakan di kegiatan ini. Selain ditukar, bisa juga barang-barang ini dikumpulkan untuk disumbangkan pada anak-anak lain yang kurang mampu.

4. Berbelanja buah dan sayur lalu memasak bersama
Akan lebih bagus jika anak diajak rekreasi ke kebun buah atau kebun sayuran langsung. Jika tidak memungkinkan, ajak ke pasar atau supermarket. Pilih buah dan sayur kesukaannya lalu libatkan ia dalam membuat makanan tersebut. Terangkan padanya bahwa selain menyumbang suplai oksigen, tanaman juga menghasilkan buah dan sayuran segar sehingga bisa kita konsumsi setiap hari.

5. Bermain bowling
Botol plastik bekas minuman banyak terbuang percuma. Jangan digunakan lagi jika bahan dasar plastiknya beracun. Botol-botol ini bisa digunakan untuk dijadikan pin mainan bowling anak-anak. Isi dengan sedikit pasir warna agar lebih berat dan lebih menarik. Gunakan bola mainan untuk merubuhkan pin botol mineral dan bersenang-senanglah dengan seluruh keluarga!

Masih banyak ide-ide lain yang bisa digunakan untuk mengisi waktu anak-anak tanpa harus menyalakan televisi. Bahkan jenis-jenis permainan yang telah banyak dilupakan bisa diajarkan kembali pada anak Anda. Selain sederhana, serunya pasti akan membuat mereka lupa pada tayangan kartun favorit mereka selama sehari!


Dukung gerakan Hari Tanpa TV:
http://maptb.wordpress.com/

Ide diambil dari:
www.rethinkrecycling.com
Majalah Ayahbunda No 08/20 April-3 Mei 2009

Sumber gambar:
mrbarlow.wordpress.com

05 Juli 2010

Pemenang Lomba Artikel Ilmiah IATMI 2010

Setelah melalui beberapa tahapan penilaian, akhirnya dewan juri memutuskan tiga orang pemenang utama Lomba Artikel Ilmiah IATMI 2010 adalah sebagai berikut:

Pemenang I

Pemenang II
Zainal Arif Rahman H.
Judul Artikel:
Biopori, Solusi Banjir di Perkotaan

Pemenang III
Hidayatus Syufyan
Judul Artikel:
Terlena oleh Minyak

Selamat!!!
Semua pemenang akan dihubungi oleh panitia melalui e-mail dan telepon untuk konfirmasi lebih lanjut.

01 Juli 2010

11 Finalis Lomba Artikel

Inilah 11 finalis yang artikelnya mendapatkan nilai tertinggi. Kami urutkan berdasarkan abjad:

Anggi Lindriyanto
Pemanfaatan Bakteri Azotobacter chroococcum dalam Pembuatan Detergen Ramah Lingkungan dari Limbah Jerami

Arda Dinata
Judul Artikel: Belajar Go Green Ala Masyarakat Baduy: Ngubaran Pare dengan Biopestisida

Hidayatus Syufyan
Judul Artikel: Terlena oleh Minyak

Indra Budhi Kurniawan
Menuju Ekonomi Hidrogen

Isnani Rakhmawati
Judul Artikel: Industri Sawmill: Sebuah Dilema

Rahmat
Judul Artikel: Optimalisasi Kelautan Melalui Rekonstruksi Hutan Mangrove

Rendik Setiawan S
Judul Artikel: Peluang Bisnis Melalui Pelestarian Lingkungan Hidup

Septian Mixrofa Sebayang
Judul Artikel: Kota Hijau Sebagai Bentuk Pelestarian Lingkungan

Sri Sunarsih
Judul Artikel: Mengurangi Potensi Bahaya Sampah Tas Kresek

Wendie Razif Soetikno, S.Si., MDM
Pelestarian Lingkungan Hidup Terancam Kekuatan Modal

Zainal Arif Rahman H.
Judul Artikel: Biopori, Solusi Banjir di Perkotaan

Selamat!
Tiga Pemenang Utama akan diumumkan tanggal 5 Juli 2010. Siapa, ya, kira-kira? :)

17 Juni 2010

Kursi Cantik dari Bahan Daur Ulang


Dalam satu hari, terdapat jutaan meter kubik sampah yang dihasilkan manusia di bumi. Sampah yang dihasilkan satu individu saja sudah meliputi sampah kemasan makanan, minuman, sabun, kertas, plastik belanjaan hingga barang-barang rusak yang tak terpakai lagi. Bayangkan jika dalam waktu bersamaan, 6 milyar orang di bumi menghasilkan sampah yang sama.

Salah satu cara untuk mengurangi tumpukan sampah ini adalah dengan melakukan daur ulang (recycling). Sayangnya, banyak di antara kita yang berpikir bahwa daur ulang adalah 'tugas' pengelola sampah, bukan tugas kita. Padahal, dengan bermodalkan kreativitas, banyak benda-benda yang dicap sampah itu ternyata berubah wujud menjadi benda lain yang lebih berguna.

Beberapa orang di jagad maya telah membuktikan hal ini. Dan salah satu yang menarik perhatian adalah situs bikefurniture.com. Situs ini mengkhususkan diri untuk mengolah material dari sepeda bekas menjadi furnitur cantik seperti meja, kursi dan bangku.


Ternyata tak hanya sepeda bekas saja yang bisa digunakan untuk membuat kursi. Dengan sentuhan 'ajaib' keindahan seni, para desainer kreatif di dunia menghasilkan karya-karya furnitur yang artistik. Berbagai material daur ulang menjadi inspirasi dalam pembuatan kursi-kursi unik berikut ini:

Sumber: di sini

Botol dan kaleng bekas minuman oke juga untuk dibuat kursi. Tapi, demi keamanan, sepertinya harus dicantumkan maksimum berat badan yang boleh mendudukinya, ya?



Kursi yang terbuat dari trolley belanjaan ini terlihat unik:

Sumber: di sini

Dan, hei, coba lihat juga kursi keren yang asalnya dari bathtub yang sudah tak terpakai ini!

Sumber: di sini

Kursi elegan karya Philipe Starck ini terbuat dari 80% alumunium daur ulang. Lebih cantik dan tentunya lebih kuat:


Sumber: di sini

Siapa mengira kalau kursi yang terlihat nyaman diduduki ini ternyata terbuat dari selongsong peluru?

Sumber: di sini

Masih banyak lagi kursi-kursi unik yang terbuat dari bahan daur ulang lainnya, mulai dari kepingan CD, gulungan koran bekas, hingga senapan. Ketikkan saja 'recycling chair materials' di google dan semua link ide akan tampil di berbagai website berbeda. Siapa tahu salah satu ide ini bisa menjadi peluang bisnis Anda di kemudian hari! :)

03 Juni 2010

DAFTAR PESERTA LOMBA ARTIKEL ILMIAH IATMI 2010

Berikut adalah nama-nama peserta yang telah memenuhi kelengkapan persyaratan untuk mengikuti lomba:

Oman Nurrohman
Ekstrakulikuler Berbasis Lingkungan Sebuah Refleksi Kesadaran
Generasi Muda Indonesia
Harmonisasi Masyarakat Sadar Lingkungan Dalam Upaya Perbaikan Hutan Indonesia
http://omankonservasionist.wordpress.com

Firuzama Hia
Pelestarian Lingkungan (Go Green)
Go Green Sayangi Bumi Sayangi Generasi
http://tugala.blogspot.com

Muhammad Irhamna
Polusi yang Mengembara
http://artiirhamna.blogspot.com

R. Andriadi Achmad, SS
Lestari Alamku
www.pdiyog.blogspot.com

John Patria Maruli Sinaga
Masalah Kritis Pada Era Millenium
jgeniusboy.blogspot.com

Achmad Zulfikar
Masih adakah Pohon Untukku?
Solusi Pengganti Kertas
http://www.gudangmateri.com/

Wendie Razif Soetikno, S.Si., MDM
PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP TERANCAM KEKUATAN MODAL
http://www.menatapfajar.blogspot.com

Rima Nur Rahmawati
Kulit Langsep Datang, Nyamuk Bubar
Ayo Makan Kulit Jeruk
Pemanfaatan Limbah Biji Alpukat Sebagai Obat Alami dan Tepung yang Berguna untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan
inspirasi-Q.blogspot.com

Septian Mixrofa Sebayang
Kota Hijau Sebagai Bentuk Pelestarian Lingkungan
http://www.septiansebayang.blogspot.com

Didno
Mari Kita Berbenah Selamatkan Bumi Kita
didno76.blogspot.com

Ermayani Dwi Astuti
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Penanganan Sampah Domestik dengan Prinsip 3R sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan
http:// ermaynee.wordpress.com

Jimmy
BUMI MAKIN PANAS, CO2 (Penyebabnya)?
LINGKUNGANKU.....LINGKUNGANMU JUGA
http://catatankeciltentanguneg-uneg.blogspot.com/

Hidayatus Syufyan
Listrik dari Dalam Bumi
Terlena oleh Minyak
http://hidayatus.wordpress.com

Esti Gumansuci
Karena Manusia...
Dan Sampah Harus Musnah
http://egumansuci.blogspot.com

M. Lukman Kurniawan
Kembalikan Merah Putihku
lukman-karyailmiah.blogspot.com

Arie Andriyana Firdaus
Era Modern dan Go Green
http://areabebas-ari.blogspot.com

Lavernchy Jovanska
Mengapa Harus Daur Ulang?
love-lav.blogspot.com

Fahmi M. Nur Ibrahim
Sayangi Bumi dengan Motivasi
www.eimiemotivator.blogspot.com

Galih Novitasari, S.St.Pi
Dan Bumipun Menangis
http://galihnovitasari.blogspot.com

Ida Wahyuni
BIOGAS, Alternatif Bahan Bakar yang Hemat
SISAKANLAH TETESAN AIR UNTUK MEREKA
chatywoman.wordpress.com

Ryan Alfian Noor
Seperti Memakan Buah Simalakama
http://ryanalfiannoor.wordpress.com/

Fendi Nur Kreswanto
Mencari Cadangan Oksigen Di Air
http://co5micclub.blogspot.com/

Bekti Yustiarti
Lestari Alamku Lestari Negeriku
www.bektiyustiarti.blogspot.com

Armi Indrayuni
Masyarakat Go Green
http://uniqlly.multiply.com/

Yulda Rachmi Shabrina
Save Our Earth
yuldaiueo.blogspot.com

Isnani Rakhmawati
ILLEGAL LOGGING IN INDONESIA
INDUSTRI SAWMILL: SEBUAH DILEMA
http://ghonex.blog.uns.ac.id/

Citra Puspita Maharani
Generasi Muda, Pasti Bisa!
http://citraloveorange.blogspot.com

Nur Istikomah
Let’s Save the Earth, Let’s Go Green!!!
http://disiniakuada.blogspot.com/

Teguh Pramudya
Selamatkan Bumi Kita
chumyknight.blogspot.com

Ario Arief
Basic Petroleum System
Pengenalan Seismik Eksplorasi
Geologi Cekungan Jawa
aryadhani.blogspot.com

A. Cahyo Rusmantoro
Hijaukan Alam Dari Meja Kerja Anda
Pelestarian Lingkungan
http://agungcahyo.blogspot.com/

Pandu Dharma Wicaksono
Global Warming
http://pandudharma.blogspot.com/

Nurul Lailiyatul Fauziah
MENGURANGI DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG DITIMBULKAN INDUSTRI GULA DENGAN MENGOLAH LIMBAH TETES TEBU MENJADI BIOGAS DAN KOMPOS
lailiyafauziah88.blogspot.com

Arihdya Caesar Pratikta
GO GREEN
Antara Menyelamatkan Bumi dengan Ego Manusia
http://arihdyacaesar.wordpress.com/

Dhokhiy Mustofa Akbar
Energi Migas yang Terbuang
http://dokiu.blogspot.com/

Mutiara Auliya Khadija
Go Green, Why Not?
Minyak Bumi Lestari, Anak Cucu Lestari
www.moslemisthebest.blogspot.com

Asep Burhan Nurdin
HIJAUKAN BUMI KITA!
ashburhann.blogspot.com

Miftachudin
LESTARIKAN KELANGSUGAN HIDUP EKOSISTEM GUNA MENJAGA KESEIMBANGAN ALAM
http://miftach-udin.blogspot.com

Nur Avik
Penghijauan Sebagai Optimalisasi Keindahan, Kenyamanan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat
Upaya Pelestarian Lingkungan Sebagai Upaya Penyelamat Bumi Kita
nuravik.wordpress.com

Futicha Turisqoh
Airku, Kemana Kau 'Kan Mengalir?
http://www.futicha.blogspot.com/

Sigit Setiawan
Menghijaukan Jakarta Yang Tak Lagi Hijau Oleh Hijaunya Dedaunan
http://myrazan.wordpress.com/

Muh.Alfian Syah
MEMBUMIKAN BUMI
DARI MANUSIA, OLEH MANUSIA DAN UNTUK MANUSIA
www.anchalvian.blogspot.com

Zainal Arif Rahman H.
Biopori, Solusi Banjir di Perkotaan
zainalarif.wordpress.com

Aidita Anggraeni
Let’s Stop Global Warming With Go Green
http://dhyta-derainbow.blogspot.com

Muhammad Iqbal
Pilih Daging Atau Jamur??
iqbal920.wordpress.com

Mariani Resmiati S.Pd
Menanam Tanaman Dalam Pot Dalam Rangka Memperingati Hari Kemerdekaan Sebagai Upaya Memelihara Kelestarian Lingkungan Hidup
www.atizasholeha.blogspot.com

Yunita Purwandari
Keindahan yang Terlupakan
Alunansumbang.blogspot.com

Suguh Kurniawan
Indonesia Hijau, Tanggung Jawab Siapa?
http://suguh-kurniawan.blogspot.com/

Hery S Pasaribu
Mencari Identitas Budaya Bangsa
hery.dagdigdug.com

Nafsul Muthmainah
Kucinta Hijaunya Alamku
Migas Untuk Kesejahteraan Rakyat
http://inamuth2.blogspot.com/

Faisal Farizi
GO GREEN GO EXPLORATION OF MINING & OIL
http://faisal-tholabul-ilmi.blogspot.com/

Indra Budhi Kurniawan
Menuju Ekonomi Hidrogen
http://energidanlingkungan.blogspot.com/

Ifa Avianty
Peranan Museum Migas dalam Kampanye Lingkungan Lestari
http://ifathobibakna.multiply.com/

M. Abdullah Badri
Green Peace as a Messages: Refilosofi Kebudayaan
www.abdallaoke.blogspot.com

Halimah As Sa’diyah
Kapan Dunia Tersenyum Lagi?
assadiyah.blogspot.com

Sulistia Fitriaty
Let's Do The Best for Our Earth
sulistia-fitriaty.blogspot.com

Nia Syafitri
Bersih Tanpa Sampah, Hijau Hutanku Lestari Bumiku
www.sweetyniacutez.blogspot.com

Anggi Lindriyanto
Kotaku Blitar, Alternatif Pemasok Minyak Atsiri Dunia
Go green with MFC (Microbial Fuel Cell) Biotek:
Pemanfaatan Kandungan Ampas Tebu sebagai Sumber
Energi Listrik Terbaharukan
Pemanfaatan Bakteri Azotobacter chroococcum dalam Pembuatan
Detergen Ramah Lingkungan dari Limbah Jerami
http://r4y4n.wordpress.com/

Hairus Saleh
Peningkatan Kinerja Jaksa Agung Dalam Menangani Kasus Korupsi
BP Migas Sebagai Langkah Awal Memperbaiki Pengelolaan Migas
Di Indonesia
http://sabdakhairuss.blogspot.com

Putri Hana Syafitri
PELUK DAN SAYANGILAH BUMI INI
utyhanasyafitrii.blogspot.com

Kristanto Irawan Putra
Hijau itu Menyejukkan, Kawan
http://kipgogreen.blogspot.com

Ahmad Zuhairuddin
Mencintai Bumi dengan Sederhana
http://www.jalanpilihan.blogspot.com

Elsa Rois
Sungai dan Parameternya
Antara Karbohidrat dengan Bilangan Oktan
http://elsamancim-elsaatuh.blogspot.com

I Komang Wisnu Budi Wijaya
ANDAIKAN SETIAP KOTA DI DUNIA INI MENYISIHKAN SATU HARI UNTUK
MERAYAKAN “NYEPI”
JIKA DUNIA BISA BICARA : “PARU-PARUKU SAKIT !”
SILAHKAN PILIH : OKSIGEN ATAU TEMPAT TINGGAL?
http://lombaartikeliatmi2010-wisnu.blogspot.com/
http://wisnubudiwijaya-wisnu.blogspot.com/
http://wisnu-budi-wijaya.blogspot.com/

Isrofatul Hidayati
MEMBANGUN KESADARAN PEDULI LINGKUNGAN
ismiisrof.blogspot.com

Frans Hendra Winarta
Migas dan Kelautan
Perusahaan Migas Asing, Migas Domestik, Mana yang Lebih Dipilih?
Go Green donk! Gunung Voucher Pulsa
senimanhidup.blogspot.com

Fitri Istiqomah
Langkah Strategis Mengatasi Permasalahan Kerusakan Lingkungan Hidup
fitriistiqomah.blog.uns.ac.id

Arif Ariyanto
Memberdayakan Masyarakat yang Sadar dan Peduli serta Berbudaya Lingkungan
http:// inilah-aku-masamudaku.blogspot.com/

Meilanny Dyah Kumala Putri
Pelestarian Lingkungan Guna Meminimalisasi Dampak pemanasan Global dengan Mengoptimalkan Fungsi Hutan Mangrove
Pentingnya Konservasi Lingkungan Terhadap Pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) di JOB Pertamina Petrochina East Java (PPEJ) Tuban
meilannyputri.blogspot.com

Achmad Royani
Pelestarian Lingkungan, antara Bentuk Kontribusi dan Peluang Bisnis
http://creativeendless.wordpress.com/

Nidhom Fahmi
Penggunaan Kompos Sebagai Media Alternative dalam Proses Rehabiltasi Ozon
http://creativeendless.wordpress.com/

Novianty
Makna Satu Pohon bagi Bumi dan Go Green Sejak Dini
http://blognovicayo.blogspot.com

Dita Brenna Septhea
Hutan, Warisan Termahal Bagi Anak Cucu
ditabrenna.wordpress.com

M. Zia Anggiawan
Green Transport di Tengah Global Warming Era
anggiawan23.blogspot.com

Rendik Setiawan S
Peluang Bisnis Melalui Pelestarian Lingkungan Hidup
http://positivego.blogspot.com

Veliati
Free-Oscillation of the Earth
Connected to the Earth
Green Green Green
http://vellybluey.blogspot.com

Muja Dalawati
Lingkungan vs Pertumbuhan Ekonomi
Menuju Dunia Era Baru: “Go Green Era”
http://mjlavathy.blogspot.com/

Yovita Salysa Aulia
BUMI KITA TIDAK BUTUH (LAGI) STYROFOAM
http://siapelhijau.blogspot.com/

Rahmat
OPTIMALISASI POTENSI KELAUTAN MELALUI REKONSTRUKSI HUTAN MANGROVE
rahmatlkimpena.blogspot.com

Diena Novianti Masrurah
Biopori, Solusi Multiguna
Keluar dari Krisis Air Bersih di Wilayah Pesisir dengan Desalinasi
dolikar.blogspot.com

Mirza Idham Saifuddin
Warnai Hijau Bumi Pertiwi
Go Green
chronospere.blogspot.com

Fakhri Huseini
Payung Hijau Pelindung Bumi
fachcliquers-khrydha.blogspot.com

Saidi Alhady
Ketika Pohon Menangis
Menebang Pohon, mengapa Tidak?
http://saidialhady.com

Nashril Abdillah
Campus Care Go Green (C2G2)
www.nashrilabdillah.wordpress.com

Rifki Ali Syahbana
Ilmu Pengetahuan Untuk Pelestarian Lingkungan
http://www.jawaranonstop.blogspot.com

Frans Doli Sinatra Siagian
Pelestarian Lingkungan untuk Mengurangi Dampak Global Warming (Pemanasan Global)
http://fransdolisinatrasiagian.blogspot.com/

Sketsa Ultra Pelangi
MENUJU KOTA YANG RESPONSIF GLOBAL WARMING MELALUI KEARIFAN LOKAL
http://pelangisketsa.multiply.com

Diyanti Sholifiany
Yuk, Menjadi Wisatawan Ramah Lingkungan
http://diazny.blogspot.com

Arda Dinata
Belajar Go Green Ala Masyarakat Baduy: Ngubaran Pare dengan Biopestisida
Go Green Agroperhutanan: Menjanjikan Kerimbunan Vegetasi
http://miqraindonesia.tk
http://arda.students-blog.undip.ac.id/

Muhammad Shanan Asyi
Sehat Lingkunganku, Sehat Indonesiaku
http://shananaz-shanan.blogspot.com/

Sri Sunarsih
Mengurangi Potensi Bahaya Sampah Tas Kresek
http://greenchemy.wordpress.com/

Kurrataa’yun
Upaya paperless dalam menjaga hutan Indonesia
http://chocoholicious-choco.blogspot.com

R.M. Hadi Suryo S.
Ilmu Pengetahuan Berbasis Lingkungan Serta Peranan Sekolah dan Pemerintah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan
http://hadimaster-mymind.blogspot.com/

YB Siswanto
Hijau Daunku Lancar Nafasku
www.seezqo.blogspot.com

Rizky Hidayat Prasetyo
Korelasi antara Sifat dengan Pemanasan Global
www.tecassavala.blogspot.com

Idham Imarshan
Perbaiki Daur, Perpanjang Umur
http://dhoomenk.blogspot.com

Asri Bestari
PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM ISLAM
http://azrymuslimah-muslimah.blogspot.com/

Ni Wayan Surya Darmayanti
Kembalikan Birunya Lautku, Laut Indonesia
surya-aiaa.blogspot.com

Imanuddin
Pembangkit Listrik Hybrid Energi
hybridenergi.blogspot.com

Bagi yang telah mengirimkan artikel ke e-mail kami sebelum tanggal 1 Juni 2010, namun belum mempostingnya di blog masing-masing, kami tunggu publikasi artikelnya sampai tanggal 6 Juni 2010. Terima kasih.

02 Juni 2010

Permohonan Maaf

Berhubung terdapat sedikit masalah di jaringan kami, terdapat beberapa blog peserta yang tidak dapat diakses untuk sementara. Oleh karena itu, mohon maaf, pengumuman peserta yang lolos penilaian kami undur hingga besok (3 Juni 2010).

31 Mei 2010

Pengumuman

Pendaftaran Lomba Artikel Ilmiah IATMI telah ditutup pada tanggal 25 Mei 2010. Mohon maaf, untuk Anda yang mendaftar setelah tanggal tersebut, tidak kami masukkan sebagai peserta.

Kepada seluruh peserta yang belum membuat artikel yang akan diikutsertakan dalam lomba, dimohon untuk segera menerbitkan tulisan di blog masing-masing paling lambat tanggal 1 Juni 2010 pukul 24.00 WIB. Tulisan yang diterbitkan setelahnya tidak akan dinilai.

Update peserta akan dilakukan tanggal 2 Juni 2010. Bagi Anda yang telah mendaftar, e-mail konfirmasi pendaftaran dari kami merupakan tanda bahwa nama Anda telah terdaftar sebagai peserta lomba.

Apabila masih ada yang kurang jelas, silakan menghubungi kami di iatmicirebon@yahoo.com.

Terima kasih.

18 Mei 2010

Data Peserta Lomba Artikel Ilmiah IATMI 2010

Berikut adalah data para peserta yang masuk hingga tanggal 18 Mei 2010 pukul 15.30 WIB:

1. Oman Nurrohman
Ekstrakulikuler Berbasis Lingkungan Sebuah Refleksi Kesadaran Generasi Muda Indonesia
Harmonisasi Masyarakat Sadar Lingkungan Dalam Upaya Perbaikan Hutan Indonesia
http://omankonservasionist.wordpress.com

2. Firuzama Hia
Pelestarian Lingkungan (Go Green)
Go Green Sayangi Bumi Sayangi Generasi
http://tugala.blogspot.com

3. Muhammad Irhamna
POLUSI YANG MENGEMBARA
http://artiirhamna.blogspot.com

4. R. Andriadi Achmad, SS
Lestari Alamku
www.pdiyog.blogspot.com

5. John Patria Maruli Sinaga
Masalah Kritis Pada Era Millenium
http://johngeniusboy.blogspot.com

6. Achmad Zulfikar
Masih adakah Pohon Untukku ?
Solusi Pengganti Kertas
http://www.gudangmateri.com/

7. Wendie Razif Soetikno, S.Si., MDM
PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP TERANCAM KEKUATAN MODAL
http://www.menatapfajar.blogspot.com

8. Rima Nur Rahmawati
Kulit Langsep Datang, Nyamuk Bubar
Ayo Makan Kulit Jeruk
inspirasi-Q.blogspot.com

9. Didno
Mari Kita Berbenah Selamatkan Bumi Kita
http://didno76.blogspot.com/

10. Septian Mixrofa Sebayang
Kota Hijau Sebagai Bentuk Pelestarian Lingkungan
http://septiansebayang.blogspot.com/

11. Jimmy Chen
BUMI MAKIN PANAS, CO2 (Penyebabnya)?
LINGKUNGANKU.....LINGKUNGANMU JUGA
http://catatankeciltentanguneg-uneg.blogspot.com/

12. Ermayani Dwi Astuti
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Penanganan Sampah Domestik dengan Prinsip 3R Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan
http://ermaynee.wordpress.com/

13. Hidayatus Syufyan
Listrik dari Dalam Bumi
Terlena oleh Minyak
http://hidayatus.wordpress.com/

14. Esti Gumansuci
Karena Manusia…
Sampah Harus Musnah
http://egumansuci.blogspot.com

15. M. Lukman Kurniawan
Kembalikan Merah Putihku
lukman-karyailmiah.blogspot.com

16. Nia Syafitri
Bersih Tanpa Sampah, Hijau Hutanku Lestari Bumiku
www.sweetyniacutez.blogspot.com

17. Ayu Puji Sri Lestari
Indahnya Mangroveku Indahnya Pantaiku
Hijaunya Hutan Tumbuh Berkembang Anak Cucuku
ayupuji_dandelion89.blogspot.com

18. Arie Andriyana Firdaus
Era Modern dan Go Green
http://areabebas-ari.blogspot.com

19. Lavernchy Jovanska
Mengapa Harus Daur Ulang?
love-lav.blogspot.com

20. Fahmi M. Nur Ibrahim
Sayangi Bumi dengan Motivasi
eimiemotivator.blogspot.com

21. Galih Novitasari, S.St.Pi
Dan Bumipun Menangis
http://galihnovitasari.blogspot.com

22. Ida Wahyuni
BIOGAS, Alternatif Bahan Bakar yang Hemat
SISAKANLAH TETESAN AIR UNTUK MEREKA
chatywoman.wordpress.com

23. Fendi Nur Kreswanto
Mencari Cadangan Oksigen Di Air
http://co5micclub.blogspot.com/

24. Isnani Rakhmawati
ILLEGAL LOGGING IN INDONESIA
INDUSTRI SAWMILL: SEBUAH DILEMA
http://ghonex.blog.uns.ac.id/

25. Bekti Yustiarti
Lestari Alamku Lestari Negeriku
bektiyustiarti.blogspot.com

26. Ryan Alfian Noor
Seperti Memakan Buah Simalakama
http://ryanalfiannoor.wordpress.com/

27. Armi Indrayuni
Masyarakat Go Green
http://uniqlly.multiply.com/

28. Yulda Rachmi Shabrina
Save Our Earth
yuldaiueo.blogspot.com

29. Citra Puspita Maharani
Generasi Muda, Pasti Bisa !
http://citraloveorange.blogspot.com

30. Nur Istikomah
Let’s Save the Earth, Let’s Go Green!!!
http://disiniakuada.blogspot.com/

31. Teguh Pramudya
Selamatkan Bumi Kita
chumyknight.blogspot.com

32. Ario Arief
Basic Petroleum System
Pengenalan Seismik Eksplorasi dan Cekungan Jawa
aryadhani.blogspot.com

33. A. Cahyo Rusmantoro
Hijaukan Alam Dari Meja Kerja
Pelestarian Lingkungan
http://agungcahyo.blogspot.com/

34. Pandu Dharma Wicaksono
Global Warming
http://pandudharma.blogspot.com/

35. Nurul Lailiyatul Fauziah
MENGURANGI DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG DITIMBULKAN INDUSTRI GULA DENGAN MENGOLAH LIMBAH TETES TEBU MENJADI BIOGAS DAN KOMPOS
lailiyafauziah88.blogspot.com

36. Arihdya Caesar Pratikta
Antara Menyelamatkan Bumi dengan Ego Manusia
GO GREEN
http://arihdyacaesar.wordpress.com/

37. Dhokhiy Mustofa Akbar
Energi Migas yang Terbuang
http://dokiu.blogspot.com/

38. Mutiara Auliya Khadija
Go Green, Why Not?
Minyak Bumi Lestari, Anak Cucu Lestari
www.moslemisthebest.blogspot.com

39. Asep Burhan Nurdin
HIJAUKAN BUMI KITA!
ashburhann.blogspot.com

40. Nur Avik
Penghijauan Sebagai Optimalisasi Keindahan, Kenyamanan Lingkungan dan KesehatanMasyarakat
nuravik.wordpress.com

41. Miftachudin
LESTARIKAN KELANGSUGAN HIDUP EKOSISTEM GUNA MENJAGA KESEIMBANGAN ALAM
http://miftach-udin.blogspot.com

42. Futicha Turisqoh
Airku, Kemana Kau 'Kan Mengalir?
http://www.futicha.blogspot.com/

Bagi para peserta yang belum meng-upload artikel dan memasang link, dimohon untuk segera melakukannya sebelum tanggal 1 Juni 2010. Bagi yang ingin mendaftar, kesempatan masih terbuka hingga tanggal 25 Mei 2010.

Terima kasih.

12 April 2010

Lomba Menulis Artikel Ilmiah IATMI 2010


Untuk pertama kalinya, Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) Komisariat Cirebon menggelar lomba penulisan artikel ilmiah. Ada dua tema yang bisa dipilih peserta, yaitu tulisan seputar dunia migas ATAU pelestarian lingkungan (go green).

Ketentuan Umum:

  1. Lomba terbuka untuk umum, perseorangan (bukan kelompok) tanpa batasan usia dan harus memiliki blog pribadi (bukan perusahaan).
  2. Peserta boleh mengajukan lebih dari satu naskah.
  3. Peserta mendaftarkan diri dengan menyertakan judul tulisan, alamat blog, biodata (nama, TTL, alamat e-mail, no telepon yang bisa dihubungi) ke iatmicirebon@yahoo.com paling lambat tanggal 25 Mei 2010.
  4. Peserta memasang link www.iatmi-cirebon.org di blognya.
  5. Daftar peserta yang masuk akan di-update melalui www.iatmi-cirebon.org dan iatmi-cirebon.blogspot.com
  6. Lomba dibuka mulai tanggal 1 April 2010 dan ditutup tanggal 1 Juni 2010.
  7. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 15 Juli 2010 melalui website IATMI Cirebon.
  8. Keputusan panitia tidak bisa diganggu-gugat.
  9. Naskah yang tidak menang tetapi dinilai layak muat akan dipublikasikan melalui website IATMI Cirebon dan akan mendapatkan honor yang sesuai.

Ketentuan Naskah:

  1. Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia dan memenuhi kaidah Ejaan yang Disempurnakan (EYD).
  2. Panjang tulisan maksimal 700 kata (atau 1-2 halaman A4 dengan spasi 1.5).
  3. Tulisan tidak menyinggung SARA serta unsur-unsur yang melanggar norma susila.
  4. Tulisan merupakan hasil karya sendiri, bukan merupakan terjemahan langsung, plagiat atau jiplakan. Apabila diketahui tulisan tidak memenuhi syarat ini, panitia berhak membatalkan keikutsertaannya dalam lomba.
  5. Tulisan dimuat di blog peserta dalam periode waktu 1 April 2010 sampai dengan 1 Juni 2010.
  6. Karya belum pernah dipublikasikan di media manapun sebelumnya, baik cetak maupun elektronik serta tidak sedang diikutsertakan dalam perlombaan lain.

Hadiah bagi pemenang adalah sebagai berikut:

Pemenang I berhak atas uang tunai Rp 1.000.000,00.
Pemenang II berhak atas uang tunai Rp 750.000,00.
Pemenang III berhak atas uang tunai Rp 500.000,00.
Serta honor Rp 100.000,00 bagi naskah yang tidak menang tetapi layak muat.

Jika ada pertanyaan, silakan hubungi iatmicirebon@yahoo.com


03 Maret 2010

Nonton Video Hijau di GoGreenTube


Kehadiran YouTube di dunia maya telah menunjukkan bahwa video bisa mengubah dunia, menggiring para penontonnya pada kesadaran baru dan memberikan inspirasi untuk segera bertindak. Berdasarkan fakta ini, dibuatlah sebuah website yang khusus berisi video-video yang bertema go green.

Di situs ini, kita bisa menemukan video berisi aktivitas-aktivitas bertema lingkungan. Ada juga pendidikan tentang cara hidup lebih 'hijau', lebih sehat dan lebih menyenangkan. Untuk setiap video yang ditonton, Gogreentube memberikan reward satu carbon credit. Semakin banyak video yang ditonton dan semakin banyak orang yang diajak menonton, semakin besar perubahan yang kita buat menuju dunia yang lebih baik.

Selain menyajikan sejumlah video 'hijau', website ini juga merangkul kelompok-kelompok go green untuk berbagi ide dan pemikiran melalui fasilitas Community. Terdapat pula forum yang membahas topik-topik khusus, misalnya forum energi alternatif dan forum kendaraan hybrid. Dan jika Anda mencari barang-barang ramah lingkungan, tinggal klik saja tab 'Go Green Etc'. Anda akan langsung terhubung dengan website www.gogreenetc.com yang menyediakan berbagai keperluan lengkap, mulai dari bumbu dapur berlabel fair trade, baju dari serat alternatif hingga perhiasan.

Gogreentube mengajak semua orang di seluruh dunia untuk bergabung di komunitas yang baru berkembang ini dan mengirimkan video uniknya. Meskipun isu go green merupakan tema universal, namun setiap bangsa tentu memiliki prioritas kepentingan yang berbeda dalam menangani permasalahan lingkungannya.


28 Januari 2010

Festival Film Hijau


Sebuah festival film yang unik akan digelar tanggal 2-4 April tahun ini. Bertempat di The Writers Guild Theater, Beverly Hills, California, festival film go green yang mengusung slogan REthink. Replenish. REcommit. ini merupakan salah satu upaya insan film untuk mengkampanyekan kesadaran lingkungan.

Terdapat tiga kategori yang dilombakan dalam festival ini, yaitu:

GREEN PRODUCTION

Dalam kategori ini, film yang didaftarkan adalah film "hijau", yaitu film yang dikerjakan dengan mengurangi "jejak langkah" karbon di planet bumi dengan mendokumentasikan bagian produksi yang menunjukkan upaya penghijauan teresebut. Genre film tidak dibatasi, bisa drama, komedi, action, horor, dan sebagainya. Durasi film dibatasi dari mulai 10 menit hingga maksimal 120 menit.

OUR PLANET

Film yang bisa didaftarkan dalam kategori ini adalah yang mengangkat topik isu-isu dunia ketiga, ekologi, alam, kehidupan liar atau lingkungan. Durasi film mulai dari 10 menit hingga 120 menit maksimal.

HYBRID/ALTERNATIVE TRANSPORTATION

Ini kategori yang cukup unik karena film yang di-submit adalah yang menayangkan adegan yang melibatkan kendaraan hybrid, sepeda, skuter elektrik atau transportasi publik. Genre film bisa apa saja dan seperti dua kategori lainnya, durasi film antara 10 hingga 120 menit.

Festival ini terbuka bagi siapa saja, termasuk bagi warga negara di luar Amerika. Namun, pendaftaran film harus sesuai syarat yang telah ditentukan. Pendaftarannya juga tidak gratis, sebanyak US$ 20 akan disumbangkan pada REC(Renewable Energy Certificates)/Clean Energy.

Pemenang festival film ini akan mendapatkan hadiah utama sebanyak US$ 2000 serta sebuah kendaraan hybrid. Hadiah unik lainnya adalah sebuah pohon akan ditanam atas nama pemenang di Amerika Tengah, Afrika atau Asia oleh petani setempat.

Informasi selengkapnya kunjungi website resminya di
http://www.goinggreenfilmfestival.com/

17 Desember 2009

PLASTIK ATAU KALENG?


Cara apakah yang paling ramah lingkungan untuk menyimpan minuman bersoda?
Oleh Emily Main
Satu pak minuman bersoda isi enam yang terbuat dari kaleng aluminium mampu menampung cairan yang hampir sama jumlahnya (2,3 liter) dengan sebuah minuman bersoda ukuran dua liter. Namun, dalam hubungannya terhadap lingkungan, dampak yang dihasilkan keduanya tak sama. Yang manakah yang harus dipilih?
Botol Plastik
Bahan dasar: plastik polietilena tereftalat (PET)#1, dibentuk dari minyak tanah dan gas alam.
Energi yang terpakai dalam proses pembuatan: setara dengan jumlah energi yang digunakan untuk menyalakan bohlam 50 watt selama 16 jam.
Kesehatan: PET#1 adalah salah satu jenis plastik paling aman, namun penelitian membuktikan bahwa antimoni logam berat (mengakibakan diare) bisa menembus botol plastik dan mencemari cairan di dalamnya selama lebih dari enam bulan.
Pembuangan: Menurut Container Recycling Institute (CRI), hanya 23 persen botol plastik yang terdaur ulang. Plastik juga hanya dapat didaur ulang beberapa kali saja.
Dampak umum terhadap lingkungan: Selain terbuat dari sumber daya alam tak terbarukan, botol plastik seringkali terbuang ke sungai, aliran air, dan lautan, membahayakan ikan, burung, dan makhluk hidup lain. Proses pembuatan plastik adalah salah satu sumber polusi industri paling besar, menghasilkan sulfur oksida dan nitro oksida, memicu terjadinya hujan asam dan pemanasan global.
Kaleng Aluminium
Bahan dasar: Secara kasar, 60 persen kaleng soda terbuat dari alumunium yang baru (bijih besi bauksit yang ditambang), sedangkan 40 persen sisanya terbuat dari alumunium daur ulang.
Energi yang terpakai dalam proses pembuatannya: setara dengan jumlah energi yang digunakan untuk menyalakan sebuah bohlam 50 watt selama 42 jam.
Kesehatan: Walaupun kadar yang terkandung dalam minuman bersoda jarang terdeteksi, kaleng aluminium memiliki lapisan interior yang mengandung senyawa kimia bisfenol A yang dapat mengganggu hormon.
Pembuangan: Aluminium dengan mudah dan tak terbatas dapat selalu didaur ulang, dan lebih sering dilakukan dibandingkan plastik. Menurut CRI, tingkat pendaur ulangannya di AS dapat mencapai hingga 52 persen.
Dampak umum terhadap lingkungan: Penambangan bauksit dapat menimbulkan kerusakan yang sangat parah, membinasakan pemandangan dan mencemari air, dan produksi aluminium mentah menghabiskan energi yang paling banyak dibandingkan pembuatan logam jenis lainnya. Lebih dari setengah energi yang digunakan berasal dari pembangkit listrik tenaga air, yang dihasilkandari pembendungan sungai dan aliran air yang mengganggu habitat perairan. Sumber energi terbesar berikutnya berasal dari pembangkit tenaga batu bara yang merupakan salah satu penyumbang terbesar terhadap munculnya pemanasan global.

Pemenang
Inti Persoalan:
Perbandingan isi dengan kemasan serta produksi yang efisien secara energi menjadikan botol plastik dua liter sebagai pemenangnya. Pastikan Anda menuang minuman bersoda ke dalam gelas yang dapat digunakan kembali, serta mendaur ulang botolnya saat selesai.

Sumber: Green Living Guide: Panduan Mengonsumsi Secara Bijaksana, Edisi Spesial National Geographic Indonesia.

09 Desember 2009

Tips Hijau Pemberian Hadiah Akhir Tahun


Perayaan natal dan tahun biasanya identik dengan pemberian hadiah kepada keluarga, kerabat dan orang-orang tersayang. Greeningyourlibrary memiliki tips-tips seru agar pemberian hadiah ini tetap mendukung 'aksi hijau' agar planet bumi tetap terjaga kelestariannya.

  • Menanam pohon atas nama seseorang bisa menjadi hadiah yang unik dan tentu saja bermanfaat. Sayangnya, di Indonesia belum ada organisasi yang bisa memfasilitasi hal ini. Di Amerika, tedapat program Plant A Billion Tree yang diprakarsai organisasi pecinta lingkungan. Namun, memberikan hadiah berupa tanaman dalam pot kecil yang dihias cantik bisa menjadi alternatif pilihan.
  • Bisa juga dengan memberi benih atau tunas tanaman. Menghadiahkan benih tomat atau tanaman herba akan memberi manfaat hingga bertahun-tahun ke depan.
  • Buat sebuah daftar permintaan (wish list) untuk menghindari pemberian hadiah yang tidak disukai yang akhirnya malah menjadi tumpukan sampah.
  • Memberikan kembali hadiah yang tidak disukai bukanlah sebuah kejahatan. Daripada dibuang atau diterlantarkan, lebih baik berikan pada seseorang yang bakal menyukai hadiah itu. Atau bisa juga disumbangkan pada organisasi sosial maupun pada orang yang tidak mampu. Tentu harus hati-hati agar orang yang memberikan hadiah pada kita tidak tersinggung.
  • Berikan hadiah berupa pengalaman atau aktivitas. Belikan tiket pertunjukkan teater, konser musik, tur atau kegiatan-kegiatan menarik lainnya seperti kursus memasak, kursus tari atau bahkan memberikan voucher spa gratis.
  • Berikan hadiah istimewa berupa makanan dan minuman yang dibuat sendiri. Selain lebih bermakna, hadiah seperti ini juga bisa mendekatkan kita dengan orang yang diberi hadiah secara personal.
  • Berikan kehormatan pada orang yang disayangi dengan memberikan sumbangan atas namanya. Cari organisasi sosial yang bereputasi baik yang akan mengolah dana yang kita sumbangkan.
  • Gunakan kembali bungkus kado atau berkreasilah dengan kertas-kertas yang bisa didaur ulang, seperti kertas koran dan majalah. Membungkus kado dengan kertas bergambar peta bisa keren juga, lho! Hias dengan pita kain yang bisa disetrika dan digunakan kembali.
  • Selain dengan pembungkus kado, kita juga bisa berkreasi dengan tempat untuk meletakkan hadiah sebelum dibungkus. Gunakan bahan yang bisa didaur ulang seperti kotak kardus bekas dan hindari penggunaan styrofoam.
  • Cari hadiah yang merupakan produk fair trade atau benda yang dibuat dari bahan daur ulang.

Sumber: http://greeningyourlibrary.wordpress.com/

20 November 2009

Jadi Vegetarian Selamatkan Bumi



Tahukah Anda apabila konsumsi daging, ayam maupun ikan dikurangi, anda berkontribusi terhadap pengurangan efek rumah kaca? Memang mengejutkan. Namun, demikianlah kenyataannya. Kisah ini bisa mengilustrasikannya.

Badan PBB, Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan bahwa pendonor utama pemanasan global berupa efek rumah kaca adalah sektor peternakan sebesar 18 persen. Jumlahnya bahkan lebih besar ketimbang gabungan dari keseluruhan sektor transportasi dunia seperti mobil, kereta, motor dan lainnya (14 persen).


Menipisnya Persediaan Pangan dan Air

Perlu diketahui, telah terjadi ketidakseimbangan pendistribusian pangan yang merupakan dampak tidak langsung dari peningkatan konsumsi daging oleh masyarakat sedunia. Diketahui 2/3 dari hasil pertanian dunia dipakai sebagai bahan makan ternak, sementara hanya 1/3-nya dikonsumsi manusia. Setiap hari 25.000 anak meninggal karena kelaparan dan sekitar 1,02 milyar penduduk dunia menderita kelaparan. Padahal, biji-bijian untuk ternak cukup untuk memberi makan 2 milyar manusia. Apabila permintaan konsumsi daging dunia meningkat, akan berdampak pada resiko rawannya pangan dunia dan pemanasan global yang kian mengkhawatirkan.

Sekarang kita tengok mengapa sektor peternakan bisa sedemikian parahnya mempengaruhi efek rumah kaca. Pertama, sebesar 80 persen hutan Amazon telah dibabat dan lahannya dipakai untuk sektor peternakan. Selain itu, buangan gas yang berasal dari peternakan yang berdampak pada efek rumah kaca adalah sebagai berikut:

1. Metana sebesar 37 persen; efek pemanasan global dari sejumlah gas tersebut 72 kali lebih kuat ketimbang CO2 dalam 20 tahun dan 23 kali lebih kuat dalam 100 tahun.

2. Dinitrogen oksida (65 persen); efek pemanasan global sejumlah gas dinitrogen oksida 296 lebih kuat ketimbang CO2.

3. Amonia (64 persen); penyebab hujan asam.

Parahnya lagi, konsumsi daging dan ayam secara besar-besaran sedunia juga menghabiskan air dengan jumlah yang banyak. Satu porsi daging sapi menghabiskan 1200 galon air dan satu porsi daging ayam menghabiskan 330 galon air. Artinya, 50 persen dari total persediaan air dunia dipakai untuk ternak secara besar-besaran!

Small Things Big Impact

No Meat Day

Penyanyi legendaris dari grup the Beatles, Paul McCartney berkampanye mengajak di Inggris untuk tidak makan daging, ayam maupun ikan selama satu hari dalam seminggu. Di Gedung Putih, para anggota dan karyawannya diajak untuk merayakan "Meatless Monday" setiap hari Senin. Hei, mengapa kita tidak ikut mencobanya?

Untuk menjadi vegetarian memang tidaklah mudah. Siapa yang tidak tergiur dengan fried chicken, steak, chicken teriyaki, soto betawi, iga bakar, dan beragam hidangan dari protein hewani yang rasanya teramat lezat.

Tetapi ini adalah masalah antara mau dengan tidak mau. Anda bisa menguranginya sedikit demi sedikit. Yang paling mudah adalah tidak makan daging hanya dalam waktu sehari dalam seminggu. Pilih hari manapun, entah hari Senin, Selasa, ataupun hari lainnya. Syukur alhamdulillah bila Anda lambat laun tergerak untuk mengurangi konsumsi daging secara konsisten. Menjadi dua hari seminggu..., tiga hari seminggu..., dan seterusnya.

Buang saja anggapan bahwa tanpa konsumsi protein hewani, tubuh akan lemas. Nyatanya, protein nabati jauh lebih baik. Menurut Melanie Polk, penasehat pendidikan nutrisi dari American Institute for Cancer Research, mengonsumsi beragam makanan nabati merupakan hal terbaik yang bisa dilakukan untuk kesehatan. Maka dari itu, nikmati sumber protein nabati seperti kentang, tahu, tempe, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan yang berwarna-warni karunia Allah yang tumbuh di tanah air ini.

Sumber:
Majalah NOOR No. 11/November Th. VII/2009

Sumber Foto:
http://childreninshape.com/images/P1010035[1].JPG

25 September 2009

Gunung Merbabu


Ditulis ulang oleh Mutia Ranita
Sumber:
http:/id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Merbabu

Gunung Merbabu adalah gunung api yang bertipe Strato (lihat Gunung Berapi) yang terletak secara geografis pada 7,5° LS dan 110,4° BT. Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur, Propinsi Jawa Tengah.

Gunung Merbabu dikenal melalui naskah-naskah masa pra-Islam sebagai Gunung Damalung atau Gunung Pam(a)rihan. Di lerengnya pernah terdapat pertapaan terkenal dan pernah disinggahi oleh Bujangga Manik pada abad ke-15. Menurut etimologi, "merbabu" berasal dari gabungan kata "meru" (gunung) dan "abu" (abu). Nama ini baru muncul pada catatan-catatan Belanda.

Gunung ini pernah meletus pada tahun 1560 dan 1797. Dilaporkan juga pada tahun 1570 pernah meletus, akan tetapi belum dilakukan konfirmasi dan penelitian lebih lanjut. Puncak Gunung Merbabu berada pada ketinggian 3.145 meter di atas permukaan air laut.

Jalur Pendakian
Gunung Merbabu cukup populer sebagai ajang kegiatan pendakian. Medannya tidak terlalu berat namun potensi bahaya yang harus diperhatikan pendaki adalah udara dingin, kabut tebal, hutan yang lebat namun homogen (hutan tumbuhan runjung, yang tidak cukup mendukung sarana bertahan hidup atau survival), serta ketiadaan sumber air. Penghormatan terhadap tradisi warga setempat juga perlu menjadi pertimbangan.

1. Kopeng Thekelan
Dari Jakarta bisa naik kereta api atau bus ke Semarang, Yogya, atau Solo. Dilanjutkan dengan bus jurusan Solo-Semarang turun di kota Salatiga, dilanjutkan dengan bus kecil ke Kopeng. Dari Yogya naik bus ke Magelang, dilanjutkan dengan bus kecil ke Kopeng. Dari kopeng terdapat banyak jalur menuju ke Puncak, namun lebih baik melewati desa tekelan karena terdapat Pos yang dapat memberikan informasi maupun berbagai bantuan yang diperlukan. Pos Thekelan dapat ditempuh melalui bumi perkemahan Umbul Songo.

Di bumi perkemahan Umbul Songo Anda dapat beristirahat menunggu malam tiba, karena pendakian akan lebih baik dilakukan malam hari tiba di puncak menjelang matahari terbit. Andapun dapat beristirahat di Pos Thekelan yang menyediakan tempat untuk tidur, terutama bila tidak membawa tenda. Dapat juga berkemah di Pos Pending karena di tiga tempat ini kita bisa memperoleh air bersih.
Masyarakat di sekitar Merbabu mayoritas beragama Budha sehingga akan kita temui beberapa Vihara di sekitar Kopeng. Penduduk sering melakukan meditasi atau bertapa dan banyak tempat-tempat menuju puncak yang dikeramatkan. Pantangan bagi pendaki untuk tidak buang air di Watu Gubug dan sekitar Kawah. Juga pendaki tidak diperkenankan mengenakan pakaian warna merah dan hijau.

Perjalanan dari Pos Tekelan yang berada di tengah perkampungan penduduk, dimulai dengan melewati kebun penduduk dan hutan pinus. Dari sini kita dapat menyaksikan pemandangan yang sangat indah ke arah gunung Telomoyo dan Rawa Pening.

Di Pos Pending kita dapat menemukan mata air dan sungai kecil (Kali Sowo). Sebelum mencapai Pos I kita akan melewati Pereng Putih, harus berhati-hati karena sangat terjal. Kemudian melewati sungai kering, dari sini pemandangan sangat indah ke bawah melihat kota Salatiga terutama di malam hari.
Dari Pos I kita akan melewati hutan campuran menuju Pos II, menuju Pos III jalur mulai terbuka dan jalan mulai menanjak curam. Kita mendaki gunung Pertapaan, hempasan angin yang kencang sangat terasa, apalagi berada di tempat terbuka. Kita dapat berlindung di Watu Gubug, sebuah batu berlobang yang dapat dimasuki 5 orang.

Bila ada badai sebaiknya tidak melanjutkan perjalanan karena sangat berbahaya. Mendekati pos IV kita mendaki Gunung Watu Tulis, jalurnya agak curam dan banyak pasir maupun kerikil kecil sehingga licin, angin kencang membawa debu dan pasir sehingga harus siap menutup mata bila ada angin kencang.

Pos IV yang berada di puncak Gunung Watu Tulis dengan ketinggian mencapai 2.896 mdpl ini, disebut juga Pos Pemancar karena di puncaknya terdapat sebuah Pemancar Radio.
Menuju Pos V jalur menurun, pos ini dikelilingi bukit dan tebing yang indah. Kita dapat turun menuju kawah Condrodimuko. Dan disini terdapat mata air, bedakan antara air minum dan air belerang.
Perjalanan dilanjutkan dengan melewati tanjakan yang sangat terjal serta jurang disisi kiri dan kanannya. Tanjakan ini dinamakan Jembatan Setan. Kemudian kita akan sampai di persimpangan, ke kiri menuju Puncak Syarif (Gunung Pregodalem) dan ke kanan menuju puncak Kenteng Songo (Gunung Kenteng Songo) yang memanjang.

Dari puncak Kenteng Songo kita dapat memandang Gunung Merapi dengan puncaknya yang mengepulkan asap setiap saat, nampak dekat sekali. Ke arah barat tampak Gunung Sumbing dan Sundoro yang akan terlihat sangat jelas dan indah, seolah-olah menantang untuk didaki. Lebih dekat lagi tampak Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran. Dari kejauhan ke arah timur tampak Gunung Lawu dengan puncaknya yang memanjang.

Menuju Puncak Kenteng Songo ini jalurnya sangat berbahaya, selain sempit hanya berkisar 1 meter lebarnya dengan sisi kiri kanan jurang bebatuan tanpa pohon, juga angin sangat kencang siap mendorong kita setiap saat. Di puncak ini terdapat batu kenteng / lumpang / berlubang dengan jumlah 9.
Menuruni gunung Merbabu lewat jalur menuju Selo menjadi pilihan yang menarik. Kita akan melewati padang rumput dan hutan edelweis, juga bukit-bukit berbunga yang sangat indah dan menyenangkan seperti di film India yang sangat menghibur kita sehingga lupa akan segala kelelahan, kedinginan dan rasa lapar. Di sepanjang jalan kita dapat menyaksikan Gunung Merapi yang kelihatan sangat dekat dengan puncak yang selalu mengeluarkan Asap.

Kita akan menuruni dan mendaki beberapa gunung kecil yang dilapisi rumput hijau tanpa pepohonan untuk berlindung dari hempasan angin. Disepanjang jalur tidak terdapat mata air dan pos peristirahatan. Kabut dan badai sering muncul dengan tiba-tiba, sehingga sangat berbahaya untuk mendirikan tenda.
Jalur menuju Selo ini sangat banyak dan tidak ada rambu penunjuk jalan, sehingga sangat membingungkan pendaki. Banyak jalur yang sering dilalui penduduk untuk mencari rumput dipuncak gunung, sehingga pendaki akan sampai di perkampungan penduduk. Sambutan sangat ramah dan meriah diberikan oleh penduduk Selo bagi setiap pendaki yang baru saja turun Gunung Merbabu. Apabila Anda tidak bisa berbahasa Jawa ucapkan saja terima kasih.

Dari Selo dapat dilanjutkan dengan bus kecil jurusan Boyolali-Magelang, bila ingin ke Yogya ambil jurusan Magelang, dan bila hendak ke Semarang atau Solo ambil jurusan Boyolali.

2. Jalur Wekas
Pendakian Gunung Merbabu melalui Jalur Wekas.
Untuk menuju ke Desa Wekas kita harus naik mobil Jurusan Kopeng - Magelang turun di Kaponan, yakni sekitar 9 Km dari Kopeng, tepatnya di depan gapura Desa Wekas. Dari Kaponan pendaki berjalan kaki melewati jalanan berbatu sejauh sekitar 3 Km menuju pos Pendakian.

Jalur ini sangat populer di kalangan para Remaja dan Pecinta Alam kota Magelang, karena lebih dekat dan banyak terdapat sumber air, sehingga banyak remaja yang suka berkemah di Pos II terutama di hari libur. Wekas merupakan desa terakhir menuju puncak yang memakan waktu kira-kira 6-7 jam. Jalur wekas merupakan jalur pendek sehingga jarang terdapat lintasan yang datar membentang. Lintasan pos I cukup lebar dengan bebatuan yang mendasarinya. Sepanjang perjalanan akan menemui ladang penduduk khas dataran tinggi yang ditanami Bawang, Kubis, Wortel, dan Tembakau, juga dapat ditemui ternak kelinci yang kotorannya digunakan sebagai pupuk. Rute menuju pos I cukup menanjak dengan waktu tempuh 2 jam.

Pos I merupakan sebuah dataran dengan sebuah balai sebagai tempat peristirahatan. Di sekitar area ini masih banyak terdapat warung dan rumah penduduk. Selepas pos I, perjalanan masih melewati ladang penduduk, kemudian masuk hutan pinus. Waktu tempuh menuju pos II adalah 2 jam, dengan jalur yang terus menanjak curam.

Pos II merupakan sebuah tempat yang terbuka dan datar, yang biasa didirikan hingga beberapa puluhan tenda. Pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur Pos II ini banyak digunakan oleh para remaja untuk berkemah. Sehingga pada hari-hari tersebut banyak penduduk yang berdagang makanan. Pada area ini terdapat sumber air yang di salurkan melalui pipa-pipa besar yang ditampung pada sebuah bak.
Dari Pos II terdapat jalur buntu yang menuju ke sebuah sungai yang dijadikan sumber air bagi masyarakat sekitar Wekas hingga desa-desa di sekitarnya. Jalur ini mengikuti aliran pipa air menyusuri tepian jurang yang mengarah ke aliran sungai dibawah kawah. Terdapat dua buah aliran sungai yang sangat curam yang membentuk air terjun yang bertingkat-tingkat, sehingga menjadi suatu pemandangan yang sangat luar biasa dengan latar belakang kumpulan puncak - puncak Gunung Merbabu.

Selepas pos II jalur mulai terbuka hingga bertemu dengan persimpangan jalur Kopeng yang berada di atas pos V (Watu Tulis), jalur Kopeng. Dari persimpangan ini menuju pos Helipad hanya memerlukan waktu tempuh 15 menit. Perjalanan dilanjutkan dengan melewati tanjakan yang sangat terjal serta jurang disisi kiri dan kanannya. Tanjakan ini dinamakan Jembatan Setan. Kemudian kita akan sampai di persimpangan, ke kiri menuju Puncak Syarif (Gunung Pregodalem) dan ke kanan menuju puncak Kenteng Songo ( Gunung Kenteng Songo) yang memanjang.

3. Jalur Kopeng Cunthel
Pendakian Gunung Merbabu berangkat melalui jalur Kopeng - Cunthel, dan turun mengambil jalur Kopeng Thekelan.

Untuk menuju ke desa Cuntel dapat ditempuh dari kota Salatiga menggunakan mini bus jurusan Salatiga Magelang turun di areal wisata Kopeng, tepatnya di Bumi perkemahan Umbul Songo. Perjalanan dimulai dengan berjalan kaki menyusuri Jalan setapak berbatu yang agak lebar sejauh 2,5 km, di sebelah kiri adalah Bumi Perkemahan Umbul Songo. Setelah melewati Umbul Songo berbelok ke arah kiri, di sebelah kiri adalah hutan pinus setelah berjalan kira-kira 500 meter di sebelah kiri ada jalan setapak ke arah hutan pinus, jalur ini menuju ke desa Thekelan.

Untuk menuju ke Desa Cuntel berjalan terus mengikuti jalan berbatu hingga ujung. Banyak tanda penunjuk arah baik di sekitar desa maupun di jalur pendakian. Di Basecamp Desa Cuntel yang berada di tengah perkampungan ini, pendaki dapat beristirahat dan mengisi persediaan air. Pendaki juga dapat membeli berbagai barang-barang kenangan berupa stiker maupun kaos.

Setelah meninggalkan perkampungan, perjalanan dilanjutkan dengan melintasi perkebunan penduduk. Jalur sudah mulai menanjak mendaki perbukitan yang banyak ditumbuhi pohon pinus. Jalan setapak berupa tanah kering yang berdebu terutama di musim kemarau, sehingga mengganggu mata dan pernafasan. Untuk itu sebaiknya pendaki menggunakan masker pelindung dan kacamata.

Setelah berjalan sekitar 30 menit dengan menyusuri bukit yang berliku-liku pendaki akan sampai di pos Bayangan I. Di tempat ini pendaki dapat berteduh dari sengatan matahari maupun air hujan. Dengan melintasi jalur yang masih serupa yakni menyusuri jalan berdebu yang diselingi dengan pohon-pohon pinus, sekitar 30 menit akan sampai di Pos Bayangan II. Di pos ini juga terdapat banguanan beratap untuk beristirahat.

Dari Pos I hingga pos Pemancar jalur mulai terbuka, di kiri kanan jalur banyak ditumbuhi alang-alang. Sementara itu beberapa pohon pinus masih tumbuh dalam jarak yang berjauhan.
Pos Pemancar atau sering juga di sebut gunung Watu Tulis berada di ketinggian 2.896 mdpl. Di puncaknya terdapat stasiun pemancar relay. Di Pos ini banyak terdapat batu-batu besar sehingga dapat digunakan untuk berlindung dari angin kencang. Namun angin kencang kadang datang dari bawah membawa debu-debu yang beterbangan. Pendakian di siang hari akan terasa sangat panas. Dari lokasi ini pemandangan ke arah bawah sangat indah, tampak di kejauhan Gunung Sumbing dan Gunung Sundoro, tampak Gunung Ungaran di belakang Gunung Telomoyo.

Jalur selanjutnya berupa turunan menuju Pos Helipad, suasana dan pemandangan di sekitar Pos Helipad ini sungguh sangat luar biasa. Di sebelah kanan terbentang Gunung Kukusan yang di puncaknya berwarna putih seperti muntahan belerang yang telah mengering. Di depan mata terbentang kawah yang berwarna keputihan. Di sebelah kanan di dekat kawah terdapat sebuah mata air, pendaki harus dapat membedakan antara air minum dan air belerang.

Perjalanan dilanjutkan dengan melewati tanjakan yang sangat terjal serta jurang disisi kiri dan kanannya. Tanjakan ini dinamakan Jembatan Setan. Kemudian kita akan sampai di persimpangan, ke kiri menuju Puncak Syarif (Gunung Pregodalem) dan ke kanan menuju puncak Kenteng Songo (Gunung Kenteng Songo) yang memanjang.

Dari puncak Kenteng songo kita dapat memandang Gunung Merapi dengan puncaknya yang mengepulkan asap setiap saat, nampak dekat sekali. Ke arah barat tampak Gunung Sumbing dan Sundoro yang kelihatan sangat jelas dan indah, seolah-olah menantang untuk didaki. Lebih dekat lagi tampak Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran. Dari kejauhan ke arah timur tampak Gunung Lawu dengan puncaknya yang memanjang.

Sumber Foto: volcano.oregonstate.edu